Langsung ke konten utama

Ubanan di Usia Muda? Yuk Kendalikan Dengan 7 Makanan Enak Ini

Ubanan di Usia Muda
Mengatasi Ubanan di Usia Muda | Pixabay


Masalah rambut beruban kini bukan hanya terjadi pada orangtua, banyak anak muda yang sekarang sudah mulai beruban. Bukan hanya mengganggu penampilan, rambut beruban juga bisa membuat kepercayaan dirimu berkurang. 

Lebih lanjut lagi, rambut beruban bisa jadi salah satu tanda penuaan dini yang harus diwaspadai. Masalah ini bisa muncul karena banyak hal, termasuk gaya hidup buruk hingga paparan radikal bebas yang terus menerpa tubuh. 

Untuk mencegah hal tersebut, selain dengan menjalankan gaya hidup sehat, masalah rambut beruban bisa juga dicegah dengan konsumsi makanan berikut ini.


  1. Makanan Fermentasi

Kelly Jones, pakar gizi dan ahli diet profesional, menjelaskan jika probiotik tidak hanya dibutuhkan untuk menjaga kesehatan pencernaan saja, tapi juga penting untuk menjaga kesehatan rambut, dan mencegah munculnya uban. 

Maka dari itu, pastikan makanan fermentasi, seperti yoghurt, tempe, keju, dan lainnya selalu masuk dalam daftar makanan yang harus dikonsumsi. Selain itu, konsumsi juga makanan prebiotik seperti sayuran hijau, bawang dan lainnya.


  1. Salmon

Perubahan hormon dalam tubuh bukan hanya berpengaruh pada suasana hati, tapi juga bisa mempengaruhi kesehatan rambut. Selain rambut jadi tipis dan mudah rontok, perubahan hormon ini bisa membuat rambutmu beruban lho. 

Solusinya, konsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin D, selenium, dan asam lemak omega-3 seperti ikan salmon. Tapi hati-hati, pastikan ikan salmon diolah dengan cara terbaik, seperti dikukus, direbus, atau dipanggang. 


  1. Hati Sapi

Sama seperti salmon, hati sapi jadi makanan yang harus dipertimbangkan untuk dikonsumsi. Selain sebagai sumber protein, hati sapi mengandung vitamin B12, yang bermanfaat untuk mencegah anemia dan masalah rambut beruban. 

Selain hati sapi, kamu juga bisa mengkonsumsi hati ayam dan kambing sebagai alternatif. Tapi sama seperti salmon, hati sapi harus diolah dengan meminimalkan tambahan minyak, seperti dipanggang, direbus, atau dikukus. 


  1. Telur

Buat kamu yang butuh sumber protein murah dan mudah didapat, telur merupakan pilihan terbaik. Kamu bisa memilih telur ayam, telur bebek dan lainnya. Untuk hasil yang lebih maksimal, telur sebaiknya diolah dengan cara direbus.

Selain mengandung protein, pakar diet Kelly Jones menyebut telur mengandung vitamin B-12, asam lemak omega-3 dan sejumlah nutrisi lainnya yang baik untuk menjaga kesehatan, dan mencegah rambut beruban akibat penuaan dini. 


  1. Jamur

Jamur termasuk dalam deretan superfood yang mampu menyokong produksi melanin dalam tubuh. Selain itu, jamur juga mengandung nutrisi yang cukup komplit, mulai dari protein, serat, vitamin, dan beragam kebaikan lainnya. 

Dilansir dalam NDTV, jamur bermanfaat untuk mencegah datangnya penuaan dini, menjaga kesehatan pencernaan, mencegah kulit kusam, dan mengatasi masalah rambut beruban. Kamu bisa mengolah jamur menjadi sayur, dikukus, atau direbus. 


  1. Buah Beri-berian

Beberapa buah dikenal sebagai sumber vitamin C dan antioksidan yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh, meningkatkan sistem imun, mencegah datangnya penuaan dini, termasuk mengendalikan pertumbuhan uban di usia muda. 

Salah satu buah terbaik yang bisa kamu pilih adalah beri berian, terutama blueberry dan stroberi. Buah-buahan tersebut bisa langsung dikonsumsi, atau diolah menjadi campuran salad, dijus, diolah jadi smoothies, dan lainnya. 


  1. Wortel

Wortel dikenal sebagai sayuran dengan kandungan vitamin A yang cukup tinggi. Selain menjaga kesehatan mata, vitamin A dalam wortel juga dapat membantu mensintesis melanin yang diperlukan untuk memancarkan warna rambut. 

Selain itu, kandungan betakaroten di dalamnya sangat baik untuk mencegah penuaan dini. Wortel sebaiknya dikonsumsi dengan cara direbus atau dikukus. Tapi jika suka, kamu bisa mengkonsumsinya mentah, atau diolah jadi salad. 

Nah itu dia beberapa makanan yang bisa diandalkan untuk mencegah datangnya uban di usia muda. Jangan lupa, selalu jalankan pola hidup sehat dengan rutin berolahraga, kendalikan stres, cukup istirahat dan jauhi rokok. Semoga bermanfaat.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dikepung Polusi? Lakukan 5 Kebiasaan Baik ini Agar Paru-Parumu Sehat

Polusi Udara  | Pixabay Bukan rahasia lagi jika di beberapa daerah di Indonesia, khususnya Jakarta dan sekitarnya, sedang mengalami fenomena penurunan kualitas udara. Berbagai solusi pun coba diterapkan, namun faktanya itu tidak benar-benar efektif mengatasinya. Asap kendaraan bermotor, sisa pembakaran dan limbah industri, dan aktivitas manusia lainnya telah menciptakan lingkungan yang semakin tercemar, dan ini jelas bisa berdampak panjang pada kesehatan paru-parumu dan kualitas hidupmu.  Sambil menunggu perbaikan kualitas udara di kotamu, mending kita simak yuk beberapa kebiasaan baik agar paru-paru kamu tetap sehat. Gunakan Masker  Saat kamu berada di luar rumah dan terpapar polusi udara, seperti asap kendaraan atau asap pabrik, gunakan masker udara khusus yang dirancang untuk menyaring partikel kecil yang bisa masuk ke paru-parumu dan merusaknya.  Masker udara ini dapat membantu kamu menghirup udara yang lebih bersih, menjaga kesehatan paru-parumu, dan mengurangi ...

Viral Istilah Toxic Leadership. Memang Apa Sih Bahayanya?

Toxic Leadership | Pixabay Saat ini dunia sosial media sedang dihebohkan dengan istilah toxic leadership . Istilah ini semakin sering muncul dalam percakapan sehari-hari dan di berbagai media sosial, dan umumnya dibahas oleh kebanyakan para pekerja.  Apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan toxic leadership itu dan mengapa istilah ini begitu viral? Lebih penting lagi, apa bahayanya bagi individu dan organisasi? Mari kita membahasnya secara mendalam. Mengenali Toxic Leadership Sesuai dengan namanya, toxic leadership merujuk pada gaya kepemimpinan seseorang yang dianggap merugikan, dan destruktif, yang cenderung menimbulkan kerusakan (fisik maupun mental) dalam lingkungan kerja.  Hal ini dapat mencakup perilaku yang mengintimidasi, memicu ketidakamanan (seperti penghinaan, pemaksaan), menyalahgunakan kekuasaan, dan bahkan mengarah pada perlakuan diskriminatif terhadap anggota tim atau bawahan. Ciri-ciri dari seorang pemimpin toksik diantaranya:  Sangat manipulatif,  Cen...

5 Indikator Ini Bukti Kalau Kondisi Finansial Kamu Sehat

Indikator Kesehatan Finansial| Pixabay Kesehatan finansial merupakan salah satu aspek penting yang berdampak besar pada kualitas hidupmu secara keseluruhan, sekaligus lebih mendekatkan kamu pada tujuan utama keuangan, yakni financial freedom .  Kondisi finansial yang sehat juga dapat memberikan kestabilan, keamanan dan kebebasan finansial yang memungkinkan kamu mencapai tujuan hidup dengan lebih baik, bukan hanya untuk dirimu, tapi juga untuk orang-orang disekitar kamu.  Dalam artikel ini kita akan membahas 5 indikator yang menjadi bukti jika kondisi finansial kamu dalam keadaan sehat. Pendapatan yang Stabil  Indikator pertama yang menunjukkan kesehatan finansialmu adalah memiliki pendapatan yang stabil, minimalnya cukup untuk membiayai kebutuhan hidup sehari-hari, terutama sandang, pangan dan papan.  Jika penghasilan kamu sudah bisa menutupi pengeluaran rutin, tanpa harus bergantung pada utang atau bantuan finansial tambahan lainnya dari pihak ketiga, maka kamu bisa...